PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan menggelar Festival Lampu Colok pada malam 7 Likur (27 Ramadhan 1431 Hijriyah). Festival ini memperebutkan hadiah jutaan rupiah dan dipusatkan di Kecamatan Tenayan Raya.
Sebagaimana dikatakan Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Kota Pekanbaru, H Dastrayani Bibra kepada wartawan, Rabu (1/9), ada beberapa kriteria yang menjadi penilaian tim. Antara lain, bangunan atau gapura colok, arsitektur yang bernuansa Islami dan jumlah lampu.
"Festival berlangsung selama tiga hari, dimulai pada malam 27 puasa sampai malam 29 atau 5 September hingga 7 September. Pada tiga malam itu akan ada tim yang langsung turun menilai seluruh lampu colok," sebut Dastrayani.
Dilanjutkannya, festival tahunan yang diselenggarakan untuk menyemarakkan malam Lailatul Qadar di Pekanbaru ini diikuti oleh 12 kecamatan dan akan dibuka oleh Walikota, Drs H Herman Abdullah MM sekitar pukul 22.00 WIB. Panitia menyiapkan minyak tanah sebanyak empat drum yang bekerja sama dengan Disperindag serta Pertamina.
"Sosialisasi sudah dilakukan dengan mengirim surat edaran ke masing-masing kecamatan. Tinggal kecamatan menyosialisasikannya ke desa dan kelurahan masing masing," terang Dastrayani.
Masing masing desa dan kelurahan harus menyiapkan tempat, bentuk dan disain lampu colok. Penilaian akan dilakukan serentak pada 27 Ramadhan. Pemenang utama berhak atas hadiah Rp4 juta, pemenang kedua Rp3 juta dan ketiga Rp2 juta.
"Selamat Datang di Blog Media Center Online Kota Pekanbaru, sebagai ajang Penyebarluasan Informasi Pulik seputar Kota Pekanbaru"
PEMERINTAH KOTA PEKANBARU
DINAS PERHUBUNGAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KOTA PEKANBARU
E-mail : D.kominfo@yahoo.com
Kamis, 02 September 2010
Senin, 23 Agustus 2010
Wako Bubar (Buka Bareng) Bersama Anak Yatim dan Panti Asuhan
PEKANBARU - Walikota Pekanbaru, Drs H Herman Abdullah MM, Sabtu (28/8) menggelar acara berbuka puasa bersama anak yatim dan panti asuhan di kediamannya di Jalan Ahmad Yani. Walikota mengaku bersyukur dapat bersama anak yatim dan panti asuhan berbuka puasa bersama.
"Nikmat berbuka puasa terasa lebih bermakna dengan kehadiran tamu-tamu di tempat kita, apalagi anak yatim dan panti asuhan. Bersilaturrahmi dengan sesama seperti ini sangat bermanfaat. Saya berharap pemimpin Pekanbaru selanjutnya dapat meneruskan tradisi silaturrahmi ini," ujar Walikota dalam sambutannya.
Walikota juga mengatakan, masyarakat harus mewaspadai aksi-aksi yang kriminalitas seperti perampokan yang terjadi akhir-akhir ini di beberapa kota di Tanah Air. "Kita minta masyarakat dapat menjaga keamanan di lingkungannya masing-masing. Sebab, selama bulan Ramadhan biasanya perampokan sering terjadi," kata Walikota.
Walikota menambahkan, di sisa bulan Ramadhan ini ummat muslim jangan mudah terpedaya dan percaya dengan cara-cara penjahat, baik hipnotis maupun sejenisnya. "Kita harus lebih berhati-hati, karena perampok sekarang lebih berani. Kalau dulu hanya mengambil harta saja tapi sekarang nyawa juga," sebut Walikota.
Acara berbuka puasa tersebut dihadiri unsur Muspida, Wakil Walikota, Drs H Erizal Muluk, Sekdako, Ir H Yusman Amin MEng, para asisten, jajaran kepala dinas, badan dan kantor di lingkungan Pemko Pekanbaru serta alim ulama dan tokoh masyarakat.
"Nikmat berbuka puasa terasa lebih bermakna dengan kehadiran tamu-tamu di tempat kita, apalagi anak yatim dan panti asuhan. Bersilaturrahmi dengan sesama seperti ini sangat bermanfaat. Saya berharap pemimpin Pekanbaru selanjutnya dapat meneruskan tradisi silaturrahmi ini," ujar Walikota dalam sambutannya.
Walikota juga mengatakan, masyarakat harus mewaspadai aksi-aksi yang kriminalitas seperti perampokan yang terjadi akhir-akhir ini di beberapa kota di Tanah Air. "Kita minta masyarakat dapat menjaga keamanan di lingkungannya masing-masing. Sebab, selama bulan Ramadhan biasanya perampokan sering terjadi," kata Walikota.
Walikota menambahkan, di sisa bulan Ramadhan ini ummat muslim jangan mudah terpedaya dan percaya dengan cara-cara penjahat, baik hipnotis maupun sejenisnya. "Kita harus lebih berhati-hati, karena perampok sekarang lebih berani. Kalau dulu hanya mengambil harta saja tapi sekarang nyawa juga," sebut Walikota.
Acara berbuka puasa tersebut dihadiri unsur Muspida, Wakil Walikota, Drs H Erizal Muluk, Sekdako, Ir H Yusman Amin MEng, para asisten, jajaran kepala dinas, badan dan kantor di lingkungan Pemko Pekanbaru serta alim ulama dan tokoh masyarakat.
Wako : Kita Harus Bersyukur Atas Nikmat Kemerdekaan
PEKANBARU - Walikota Pekanbaru, Drs H Herman Abdullah MM, Selasa (17/8) pagi memimpin upacara bendera peringatan HUT RI ke-65. Upacara bendera yang berlangsung di halaman Kantor Walikota Pekanbaru itu dihadiri segenap unsur Muspida Kota Pekanbaru, pejabat pemerintahan di lingkungan Pemko Pekanbaru dan sejumlah veteran.
Walikota mengatakan, peringatan HUT RI ke-65 ini hendaknya dapat menjadi momentum evaluasi terhadap segala kekurangan yang belum tercapai. Sebab, kemerdekaan yang dinikmati sekarang ini bukannya didapat dengan mudah, melainkan dengan cucuran darah dan pengorbanan jiwa-raga para pejuang kusuma bangsa.
"Tidak terasa sudah 65 tahun negara kita, Indonesia tercinta merdeka. Tidak terasa 65 tahun sudah kita hidup di alam yang merdeka, menghirup udara kebebasan dari belenggu penjajahan yang menyengsarakan bangsa kita," kata Walikota.
"Sekarang kita benar-benar harus bersyukur kepada Allah SWT dan mengisi kemerdekaan ini dengan karya dan prestasi terbaik," terang Herman.
Bangsa ini, menurut Walikota, harus lebih baik lagi kedepannya sehingga dapat membuat bangsa ini semakin maju dan bermartabat.
"Bangsa kita ini kaya raya dengan sumber daya alamnya. Dan seharusnya potensi itu bisa kita kembangkan, jangan sampai kita kalah dengan negara-negara lainnya. Merdeka harus dimaknai dengan kemajuan dari berbagai prestasi," ujar Walikota.
Walikota mengatakan, peringatan HUT RI ke-65 ini hendaknya dapat menjadi momentum evaluasi terhadap segala kekurangan yang belum tercapai. Sebab, kemerdekaan yang dinikmati sekarang ini bukannya didapat dengan mudah, melainkan dengan cucuran darah dan pengorbanan jiwa-raga para pejuang kusuma bangsa.
"Tidak terasa sudah 65 tahun negara kita, Indonesia tercinta merdeka. Tidak terasa 65 tahun sudah kita hidup di alam yang merdeka, menghirup udara kebebasan dari belenggu penjajahan yang menyengsarakan bangsa kita," kata Walikota.
"Sekarang kita benar-benar harus bersyukur kepada Allah SWT dan mengisi kemerdekaan ini dengan karya dan prestasi terbaik," terang Herman.
Bangsa ini, menurut Walikota, harus lebih baik lagi kedepannya sehingga dapat membuat bangsa ini semakin maju dan bermartabat.
"Bangsa kita ini kaya raya dengan sumber daya alamnya. Dan seharusnya potensi itu bisa kita kembangkan, jangan sampai kita kalah dengan negara-negara lainnya. Merdeka harus dimaknai dengan kemajuan dari berbagai prestasi," ujar Walikota.
Jumat, 06 Agustus 2010
Wako Imbau Pengusaha Warnet Mengurus SITU
Walikota Pekanbaru, Drs H Herman Abdullah MM menekankan kepada pemilik usaha warung internet (warnet) harus memiliki Surat Izin Tempat Usaha (SITU). Sebab, usaha warnet di Pekanbaru kini semakin marak, namun, izin usahanya banyak yang tidak terdaftar.
"Kita minta camat agar dapat menginventarisir usaha warnet dikawasannya masing-masing. Apalagi, saat ini usaha tersebut sudah banyak dibuka di perumahan, sehingga tidak terpantau oleh satuan kerja terkait dalam menertibkannya," kata Walikota Pekanbaru, Drs H Herman Abdullah MM kepada wartawan, belum lama ini.
Maraknya usaha warnet ini, lanjut Herman, merupakan hal positif. Mengingat warnet menjadi salah tempat menambah informasi bagi kalangan masyarakat. Namun ada juga sisi buruknya.
"Untuk membendung sisi buruk dari warnet ini, maka blog situs yang tidak baik tersebut harus diputuskan pemilik usaha terkait. Dan pemilik harus menerapkan aturan penertiban blog situs yang kurang baik itu," kata Walikota.
Selain itu, terang Herman, jadwal buka warnet yang sampai 24 jam perlu ditinjau kembali. Apalagi, bagi para pelajar. "Kita tidak melarang para pelajar mendatangi warnet. Namun jangan sampai dengan keberadaan warnet yang 24 jam membuat mereka berlama-lama di tempat tersebut sehingga nanti dapat membuka hal-hal kurang baik. Apalagi mau masuk bulan puasa, jangan habiskan waktu hanya di warnet," sebut Walikota.
"Kita minta camat agar dapat menginventarisir usaha warnet dikawasannya masing-masing. Apalagi, saat ini usaha tersebut sudah banyak dibuka di perumahan, sehingga tidak terpantau oleh satuan kerja terkait dalam menertibkannya," kata Walikota Pekanbaru, Drs H Herman Abdullah MM kepada wartawan, belum lama ini.
Maraknya usaha warnet ini, lanjut Herman, merupakan hal positif. Mengingat warnet menjadi salah tempat menambah informasi bagi kalangan masyarakat. Namun ada juga sisi buruknya.
"Untuk membendung sisi buruk dari warnet ini, maka blog situs yang tidak baik tersebut harus diputuskan pemilik usaha terkait. Dan pemilik harus menerapkan aturan penertiban blog situs yang kurang baik itu," kata Walikota.
Selain itu, terang Herman, jadwal buka warnet yang sampai 24 jam perlu ditinjau kembali. Apalagi, bagi para pelajar. "Kita tidak melarang para pelajar mendatangi warnet. Namun jangan sampai dengan keberadaan warnet yang 24 jam membuat mereka berlama-lama di tempat tersebut sehingga nanti dapat membuka hal-hal kurang baik. Apalagi mau masuk bulan puasa, jangan habiskan waktu hanya di warnet," sebut Walikota.
Kamis, 05 Agustus 2010
Wako Silaturrahmi dengan Mubaligh
PEKANBARU - Walikota Pekanbaru, Drs H Herman Abdullah MM menggelar acara ramah tamah dan silaturrahmi bersama alim/ ulama serta mubaligh se kota pekanbaru dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan rabu 04/08 di kediamannya JL. A.Yani. Acara ini rutin dilakukan wako setiap tahun menjelang bulan puasa.
Dalam sambutannya Walikota meminta kepada alim/ulama serta mubaligh dapat mengajak masyarakat untuk dapat memperkuat iman dan takwa bagi ummatnya. Sehingga, Kota Pekanbaru dapat menjadi pusat kegiatan agama Islam. selain itu ia berharap para mubaligh dapat untuk meningkatkan perannya dalam menyiarkan agama Islam. Sehingga, amanah dan pesan yang disampaikan dapat meningkatkan harkat dan martabat ummat sesuai dengan Visi Kota Pekanbaru 2021.
Herman juga mengatakan selama bulan puasa akan diadakan lomba antar masjid dan musholla dalam kategori kebersihan, mana masjid dan musholla yang terbersih akan mendapatkan hadiah'ujarnya. dan ia berharap agar sebelum puasa nanti semua masjid melakukan gotong royong demi kenyamanan ummat dalam beribadah di bulan suci Ramadhan.
Pesan wako kepada seluruh mubaligh dalam berdakwah, "agar mempersatukan ummat dan jangan menjelek-jelekkan pemerintah, apa yang benar sampaikan benar dan apa yang buruk sedemikian juga serta jangan memecahkan ummat dengan isu-isu yang tidak wajar".
Dalam sambutannya Walikota meminta kepada alim/ulama serta mubaligh dapat mengajak masyarakat untuk dapat memperkuat iman dan takwa bagi ummatnya. Sehingga, Kota Pekanbaru dapat menjadi pusat kegiatan agama Islam. selain itu ia berharap para mubaligh dapat untuk meningkatkan perannya dalam menyiarkan agama Islam. Sehingga, amanah dan pesan yang disampaikan dapat meningkatkan harkat dan martabat ummat sesuai dengan Visi Kota Pekanbaru 2021.
Herman juga mengatakan selama bulan puasa akan diadakan lomba antar masjid dan musholla dalam kategori kebersihan, mana masjid dan musholla yang terbersih akan mendapatkan hadiah'ujarnya. dan ia berharap agar sebelum puasa nanti semua masjid melakukan gotong royong demi kenyamanan ummat dalam beribadah di bulan suci Ramadhan.
Pesan wako kepada seluruh mubaligh dalam berdakwah, "agar mempersatukan ummat dan jangan menjelek-jelekkan pemerintah, apa yang benar sampaikan benar dan apa yang buruk sedemikian juga serta jangan memecahkan ummat dengan isu-isu yang tidak wajar".
Rabu, 04 Agustus 2010
Wako Silaturrahmi dengan Ketua RT dan RW Se Kota Pekanbaru
PEKANBARU - Walikota Pekanbaru, Drs H Herman Abdullah MM menggelar acara silaturrahmi bersama seluruh ketua RT dan RW yang ada di kota Pekanbaru selasa 03/08 malam. acara ini di gelar dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.
Herman Abdullah terharu dalam memberikan sambutannya kepada seluruh undangan yang datang bahkan sampai meneteskan air mata. Herman mengungkapkan bahwa masih banyak program yang harus diselesaikan oleh pemerintah pekanbaru terutama dalam pembangunan dan mencapai visi dan misi kota pekanbaru tahun 2021 mendatang. Ia juga meminta maaf apabila selama kepemimpinannya ini ada salah dan khilaf karena lebih kurang 10 tahun ia menjabat sebagai walikota Pekanbaru dan ini merupakan akhir ia menjabat sebagai Walikota pekanbaru.
Herman berharap kepada walikota terpilih nanti agar dapat melanjutkan kerja pemerintah sekarang dalam rangka mencapai visi dan misi kota pekanbaru dan menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di kota ini. Dalam penutupannya ia sekali lagi meminta maaf kepada seluruh jajaran ketua RT dan RW beserta undangan.
Selasa, 03 Agustus 2010
Wako Puas Program Gentakin Berhasil
PEKANBARU - Walikota Pekanbaru, Drs H Herman Abdullah MM mengaku puas terhadap program Gerakan Cinta Keluarga Miskin (Gentakin). karena, gerakan yang digagas Tim Pengerak (TP) PKK Kota Pekanbaru ini dinilai Walikota berhasil mengurangi jumlah warga miskin yang ada di kota Pekanbaru. Hal ini disampaikan Walikota Pekanbaru dalam sambutannya pada acara penyerahan bantuan keluarga miskin di Kecamatan Pekanbaru Kota.
Acara yang bertempat di Lapangan Tenis Korem 031/Wira Bima (WB), Sabtu (31/7) pekan lalu dihadiri oleh Danrem 031/WB, Kolonel Inf Zaedun, Sekdako, Ir H Yusman Amin MEng, Ketua TP PKK, Ny Hj Evi Meiroza Herman, Kadisperindag Kota Pekanbaru, Suraji serta camat dan lurah se-Kota Pekanbaru.
Walikota juga mengatakan, untuk Kecamatan Pekanbaru Kota terjadi penurunan penerima bantuan Gentakin. Dari 126 keluarga miskin (gakin) di tahun 2009 menjadi 105 gakin di tahun 2010. Penurunan juga terjadi di kecamatan lain. Ini menandakan bahwa program Gentakin cukup berhasil.
Hal yang menggembirakan lainnya, tambah Herman, penurunan penerima bantuan Gentakin diikuti dengan peningkatan jumlah donatur. Misalnya, di Kecamatan Pekanbaru Kota dari 44 orang donatur di tahun 2009 menjadi 62 orang donatur di tahun 2010.
"Tujuan utama Gentakin adalah mengajak warga yang mampu menolong warga tak mampu. Karena itu, peningkatan donatur ini jelas menunjukkan bahwa tingkat kepedulian warga yang mampu di Pekanbaru terhadap warga kurang mampu meningkat," sebut Herman.
Acara yang bertempat di Lapangan Tenis Korem 031/Wira Bima (WB), Sabtu (31/7) pekan lalu dihadiri oleh Danrem 031/WB, Kolonel Inf Zaedun, Sekdako, Ir H Yusman Amin MEng, Ketua TP PKK, Ny Hj Evi Meiroza Herman, Kadisperindag Kota Pekanbaru, Suraji serta camat dan lurah se-Kota Pekanbaru.
Walikota juga mengatakan, untuk Kecamatan Pekanbaru Kota terjadi penurunan penerima bantuan Gentakin. Dari 126 keluarga miskin (gakin) di tahun 2009 menjadi 105 gakin di tahun 2010. Penurunan juga terjadi di kecamatan lain. Ini menandakan bahwa program Gentakin cukup berhasil.
Hal yang menggembirakan lainnya, tambah Herman, penurunan penerima bantuan Gentakin diikuti dengan peningkatan jumlah donatur. Misalnya, di Kecamatan Pekanbaru Kota dari 44 orang donatur di tahun 2009 menjadi 62 orang donatur di tahun 2010.
"Tujuan utama Gentakin adalah mengajak warga yang mampu menolong warga tak mampu. Karena itu, peningkatan donatur ini jelas menunjukkan bahwa tingkat kepedulian warga yang mampu di Pekanbaru terhadap warga kurang mampu meningkat," sebut Herman.
Langganan:
Postingan (Atom)