PEKANBARU - Walikota Pekanbaru, Drs H Herman Abdullah MM mengaku puas terhadap program Gerakan Cinta Keluarga Miskin (Gentakin). karena, gerakan yang digagas Tim Pengerak (TP) PKK Kota Pekanbaru ini dinilai Walikota berhasil mengurangi jumlah warga miskin yang ada di kota Pekanbaru. Hal ini disampaikan Walikota Pekanbaru dalam sambutannya pada acara penyerahan bantuan keluarga miskin di Kecamatan Pekanbaru Kota.
Acara yang bertempat di Lapangan Tenis Korem 031/Wira Bima (WB), Sabtu (31/7) pekan lalu dihadiri oleh Danrem 031/WB, Kolonel Inf Zaedun, Sekdako, Ir H Yusman Amin MEng, Ketua TP PKK, Ny Hj Evi Meiroza Herman, Kadisperindag Kota Pekanbaru, Suraji serta camat dan lurah se-Kota Pekanbaru.
Walikota juga mengatakan, untuk Kecamatan Pekanbaru Kota terjadi penurunan penerima bantuan Gentakin. Dari 126 keluarga miskin (gakin) di tahun 2009 menjadi 105 gakin di tahun 2010. Penurunan juga terjadi di kecamatan lain. Ini menandakan bahwa program Gentakin cukup berhasil.
Hal yang menggembirakan lainnya, tambah Herman, penurunan penerima bantuan Gentakin diikuti dengan peningkatan jumlah donatur. Misalnya, di Kecamatan Pekanbaru Kota dari 44 orang donatur di tahun 2009 menjadi 62 orang donatur di tahun 2010.
"Tujuan utama Gentakin adalah mengajak warga yang mampu menolong warga tak mampu. Karena itu, peningkatan donatur ini jelas menunjukkan bahwa tingkat kepedulian warga yang mampu di Pekanbaru terhadap warga kurang mampu meningkat," sebut Herman.
"Selamat Datang di Blog Media Center Online Kota Pekanbaru, sebagai ajang Penyebarluasan Informasi Pulik seputar Kota Pekanbaru"
PEMERINTAH KOTA PEKANBARU
DINAS PERHUBUNGAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KOTA PEKANBARU
E-mail : D.kominfo@yahoo.com
Selasa, 03 Agustus 2010
Selasa, 20 Juli 2010
Pemko Rancang Perda Warnet
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan membuat rancangan peraturan daerah (ranperda) tentang warung internet (warnet) dalam dekat ini. Peraturan itu nantinya akan mengatur soal pendirian usaha warnet, seperti izin dan jam operasionalnya.
Saat ini keberadaaan warnet di Pekanbaru semakin marak. Diduga, sebahagian besar dari warnet-warnet yang ada tidak memiliki izin usahanya."Bila dibiarkan tentunya akan merugikan pemko dari sektor pajak warnet itu. Karena itu perlu ada batasannya yang diperkuat dengan perda," kata Erizal.
Wakil Walikota menyebutkan, saat ini peraturan tentang warnet masih mengacu kepada surat keputusan Walikota Pekanbaru. Ke depan, ketentuan berdirinya warnet harus ada landasan hukumnya yakni perda.
"Kita minta kepada pengelola warnet yang belum ada izin usahanya, agar segera mengurus izin usahanya ke pemko. Jika tidak, jangan salahkan pemko jika nantinya kena razia penertiban warnet oleh tim yustisi," sebut Erizal.
Erizal juga meminta kepada pengelola warnet untuk mengawasi konsumennya. Karena, akses internet ini bisa dimanfaatkan si pengguna untuk membuka situs-situs negatif (porno) yang dapat merusak moral si pengguna warnet.
"Mudah-mudahan dalam tahun ini ranperda itu sudah kita selesaikan," ujar Erizal.
Saat ini keberadaaan warnet di Pekanbaru semakin marak. Diduga, sebahagian besar dari warnet-warnet yang ada tidak memiliki izin usahanya."Bila dibiarkan tentunya akan merugikan pemko dari sektor pajak warnet itu. Karena itu perlu ada batasannya yang diperkuat dengan perda," kata Erizal.
Wakil Walikota menyebutkan, saat ini peraturan tentang warnet masih mengacu kepada surat keputusan Walikota Pekanbaru. Ke depan, ketentuan berdirinya warnet harus ada landasan hukumnya yakni perda.
"Kita minta kepada pengelola warnet yang belum ada izin usahanya, agar segera mengurus izin usahanya ke pemko. Jika tidak, jangan salahkan pemko jika nantinya kena razia penertiban warnet oleh tim yustisi," sebut Erizal.
Erizal juga meminta kepada pengelola warnet untuk mengawasi konsumennya. Karena, akses internet ini bisa dimanfaatkan si pengguna untuk membuka situs-situs negatif (porno) yang dapat merusak moral si pengguna warnet.
"Mudah-mudahan dalam tahun ini ranperda itu sudah kita selesaikan," ujar Erizal.
Selasa, 13 Juli 2010
Wako Peringati Isra' Mi'raj Di Masjid Ar- Rahman Pekanbaru

PEKANBARU - Walikota Pekanbaru, Drs H Herman Abdullah MM mengimbau ummat muslim untuk meningkatkan iman dan takwanya terhadap Allah SWT. dengan cara memperbanyak membaca Al-Qur'an dan tingkatkan kualitas shalat lima waktu serta ibadah lainnya.
"Dengan momentum peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW ini, mari kita tingkatkan tali silaturrahmi antar sesama ummat muslim di Pekanbaru. Untuk mencapai itu, masyarakat harus terlebih dulu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari di dalam rumah tangga," ungkap Walikota dalam sambutannya pada peringatan Isra' Mi'raj Nabi Besar Muhammad SAW 1431 Hijriyah di Masjid Ar-Rahman Jalan Jenderal Sudirman, Senin (12/7).
Disebutkan Walikota, peringatan Isra' Mi'raj merupakan perjalanan monumental Rasulullah SAW dari Makkah ke Masjid Al-Aqsa di Palestina (Isra') dan naiknya beliau ke langit (mi'raj) dalam rangka menerima risalah shalat lima waktu yang dilaksanakan ummat Islam saat ini.
"Sehingga, momentum itu menjadi suatu kemuliaan bagi kita ummat muslim untuk meningkatkan ukhuwah Islamiyah menyegarkan kembali ingatan tentang peristiwa penting Isra' Mi'raj," jelas Walikota.
Senin, 12 Juli 2010
2011 Trans Metro Pekanbaru Tambah Halte
PEKANBARU - Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishub Kominfo) Kota Pekanbaru akan menambah 33 halte untuk semua koridor bus Trans Metro pada 2011 mendatang. Rencana penambahan ini dikarenakan minimnya jumlah halte bus Trans Metro saat ini.
Hal itu dikatakan Kepala Dishub Kominfo Kota Pekanbaru, Sayuti kepada wartawan, Kamis (8/7). Dilanjutkan Sayuti, pembangunan halte ini merupakan bagian dari tahapan untuk pembukaan jalur koridor III yang melewati kawasan Panam, Arengka, Arifin Achmad.
"Kita sudah buat kalkulasi anggaran untuk penambahan halte ini. Dari 33 halte ini, Pemerintah Provinsi Riau membantu enam unit, pihak swasta empat unit dan sisanya masuk dalam APBD Perubahan Kota Pekanbaru tahun ini," jelas Sayuti.
Selain itu, tambah Sayuti, pihaknya juga telah mengajukan penambahan bus kepada pemerintah pusat melalui APBN tahun 2010. Penambahan bus ini untuk memenuhi kebutuhan di koridor III yang akan dibuka.
"Kita harapkan tahun 2011 mendatang, bus bantuan itu sudah dapat beroperasi," katanya.
Sayuti menambahkan, untuk satu koridor membutuhkan 10 unit bus Trans Metro. Dari 10 unit bus ini, hanya sembilan bus yang beroperasi. "Satu unit sengaja kita siagakan untuk mengantisipasi bila ada bus yang tiba-tiba mengalami kerusakan," ujar Sayuti.
Hal itu dikatakan Kepala Dishub Kominfo Kota Pekanbaru, Sayuti kepada wartawan, Kamis (8/7). Dilanjutkan Sayuti, pembangunan halte ini merupakan bagian dari tahapan untuk pembukaan jalur koridor III yang melewati kawasan Panam, Arengka, Arifin Achmad.
"Kita sudah buat kalkulasi anggaran untuk penambahan halte ini. Dari 33 halte ini, Pemerintah Provinsi Riau membantu enam unit, pihak swasta empat unit dan sisanya masuk dalam APBD Perubahan Kota Pekanbaru tahun ini," jelas Sayuti.
Selain itu, tambah Sayuti, pihaknya juga telah mengajukan penambahan bus kepada pemerintah pusat melalui APBN tahun 2010. Penambahan bus ini untuk memenuhi kebutuhan di koridor III yang akan dibuka.
"Kita harapkan tahun 2011 mendatang, bus bantuan itu sudah dapat beroperasi," katanya.
Sayuti menambahkan, untuk satu koridor membutuhkan 10 unit bus Trans Metro. Dari 10 unit bus ini, hanya sembilan bus yang beroperasi. "Satu unit sengaja kita siagakan untuk mengantisipasi bila ada bus yang tiba-tiba mengalami kerusakan," ujar Sayuti.
Jalan Halte Trans Metro Diperbaiki
PEKANBARU - Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Kadishub Kominfo) Kota Pekanbaru, Sayuti mengatakan, pihaknya mulai memperbaiki beberapa ruas jalan untuk halte bus Trans Metro. Ada enam titik jalan pemberhentian bus yang rusak dan sebahagian besarnya berada di ruas Jalan Imam Munandar.
"Sekarang masih dalam pengerjaan di empat titik ruas jalan yang rusak di sekitar halte bus Trans Metro. Kita targetkan menjelang bulan Ramadhan pekerjaan telah selesai," kata Sayuti kepada wartawan, pekan lalu.
Menurut Sayuti, proses perbaikan ruas jalan tersebut tidak akan menghabiskan waktu yang lama, namun memerlukan keseriusan oleh pihak pekerja. Perbaikan jalan di sepanjang halte bus memang sudah semestinya diperbaiki agar masyarakat penggunan merasa nyaman.
Dia menjelaskan, ruas jalan yang dalam proses perbaikan tersebut akan menghabiskan dana Rp300 juta. Kerusakan paling parah terdapat di depan Plaza Ramayana, Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru.
"Pengerjaannya dilakukan Dinas PU Provinsi Riau. Mudah-mudahan cepat selesai," kata Sayuti. (pekanbaru.go.id)
"Sekarang masih dalam pengerjaan di empat titik ruas jalan yang rusak di sekitar halte bus Trans Metro. Kita targetkan menjelang bulan Ramadhan pekerjaan telah selesai," kata Sayuti kepada wartawan, pekan lalu.
Menurut Sayuti, proses perbaikan ruas jalan tersebut tidak akan menghabiskan waktu yang lama, namun memerlukan keseriusan oleh pihak pekerja. Perbaikan jalan di sepanjang halte bus memang sudah semestinya diperbaiki agar masyarakat penggunan merasa nyaman.
Dia menjelaskan, ruas jalan yang dalam proses perbaikan tersebut akan menghabiskan dana Rp300 juta. Kerusakan paling parah terdapat di depan Plaza Ramayana, Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru.
"Pengerjaannya dilakukan Dinas PU Provinsi Riau. Mudah-mudahan cepat selesai," kata Sayuti. (pekanbaru.go.id)
Rabu, 07 Juli 2010
20 Pejabat Eselon III akan Dimutasi
PEKANBARU - Sebanyak 20 pejabat eselon III di lingkungan Pemko Pekanbaru akan menjalani mutasi dan rotasi dalam bulan ini. Mutasi dan rotasi dilakukan untuk mengisi jabatan yang lowong karena ada pejabat yang memasuki masa purna bakti (pensiun).
Demikian disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pekanbaru, H Hermanius kepada wartawan, Selasa (6/7). Dijelaskannya, mutasi digelar untuk melakukan penyegaran bagi PNS yang selama ini telah memangku jabatannya.
"Ini ibarat gerbong kereta api yang ditarik apabila satu gerbong bergerak maka gerbong yang lain ikut bergerak dan bergeser. Begitu juga dengan mutasi dan rotasi jabatan ini," terang anggota Tim Badan
Pertimbangan Jabatan dan Pangkat (Baperjakat) Pemko Pekanbaru ini.
Ketika ditanya berapa orang yang akan mengisi kekosongan jabatan dalam mutasi tersebut, Hermanius menjawab sampai saat ini baperjakat masih melakukan pembahasan, namun pihaknya sudah mengantongi nama-nama yang akan mengisi posisi eselon III.
"Ada 20 orang yang akan dimutasi dan rotasi, mulai dari tingkatan kabag, kabid, sekcam dan seklur. Diharapkan, pejabat baru nantinya dapat berperan aktif sesuai dengan kapasitas masing-masing untuk mendukung kegiatan pembangunan agar berjalan lancar," ujarnya.
Demikian disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pekanbaru, H Hermanius kepada wartawan, Selasa (6/7). Dijelaskannya, mutasi digelar untuk melakukan penyegaran bagi PNS yang selama ini telah memangku jabatannya.
"Ini ibarat gerbong kereta api yang ditarik apabila satu gerbong bergerak maka gerbong yang lain ikut bergerak dan bergeser. Begitu juga dengan mutasi dan rotasi jabatan ini," terang anggota Tim Badan
Pertimbangan Jabatan dan Pangkat (Baperjakat) Pemko Pekanbaru ini.
Ketika ditanya berapa orang yang akan mengisi kekosongan jabatan dalam mutasi tersebut, Hermanius menjawab sampai saat ini baperjakat masih melakukan pembahasan, namun pihaknya sudah mengantongi nama-nama yang akan mengisi posisi eselon III.
"Ada 20 orang yang akan dimutasi dan rotasi, mulai dari tingkatan kabag, kabid, sekcam dan seklur. Diharapkan, pejabat baru nantinya dapat berperan aktif sesuai dengan kapasitas masing-masing untuk mendukung kegiatan pembangunan agar berjalan lancar," ujarnya.
Dispenda Tertibkan Spanduk dan Reklame
Pekanbaru-Dinas Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru melakukan penertiban terhadap Spanduk dan Reklame yang tidak memiliki izin dan membayar pajak. penertiban ini akan dilakukan rutin setiap hari senin dan kamis.
Dispenda mengungkapkan penertiban ini merupakan upaya untuk meningkatkan Pendapan Asli Daerah Kota Pekanbaru. Banyak para pemilik spanduk yang tidak mentaati Perda No 06 Tahun 2006, mereka hanya memikirkan keuntungan sendiri, sehingga upaya penertiban ini harus kami lakukan, ungkap Musa."
Dari razia atau penertiban yang dilakukan senin 05/07 Pemko banyak menurunkan atau menanggalkan spanduk atau reklame yang tidak membayar pajak.
Dispenda mengungkapkan penertiban ini merupakan upaya untuk meningkatkan Pendapan Asli Daerah Kota Pekanbaru. Banyak para pemilik spanduk yang tidak mentaati Perda No 06 Tahun 2006, mereka hanya memikirkan keuntungan sendiri, sehingga upaya penertiban ini harus kami lakukan, ungkap Musa."
Dari razia atau penertiban yang dilakukan senin 05/07 Pemko banyak menurunkan atau menanggalkan spanduk atau reklame yang tidak membayar pajak.
Langganan:
Postingan (Atom)